Beranda > Exterior, Mobil > Kilapkan dengan Wax

Kilapkan dengan Wax

Tak ada salahnya jika Anda menyempatkan diri melakukan waxing mobil kesayangan. Bisa menggunakan jasa salon mobil atau mengerjakannya sendiri. 

Namun ada anggapan, proses waxing dan polishing (poles) adalah sama. Secara prinsip, poles dilakukan untuk mengikis kotoran atau jamur yang menempel di permukaan bodi hingga muncul warna cat asli. Sedangkan waxing berguna melapisi permukaan bodi demi mempertahankan kilap hasil poles dan selalu terlihat basah (wet look).

Artinya waxing baru dilakukan setelah melewati tahap cuci dan poles mobil. Karena jika tanpa menjalankan rangkaian tersebut sama saja dengan melindungi jamur bersemayam di bodi mobil.

Untuk bahan bakunya, ada berbegai merek yang bisa Anda dapatkan di pasar. Tak ada salahnya membeli produk wax dari merek yang cukup dikenal di pasaran agar terhindar dari produk tak berkualitas. Seperti produk dari Armor All atau 3M. Terpenting, pastikan produk wax yang dipilih memiliki material yang tidak abrasif.

Nah, jika Anda ingin mengerjakan sendiri, pastikan selama proses waxing berlangsung, kendaraan berada di lokasi yang terhindar dari sinar matahari langsung. Misalnya di dalam garasi atau car port yang teduh.

Langkah pertama adalah mencuci mobil dan memastikan seluruh permukaan benar-benar bersih. Jangan sampai tersisa kotoran karena proses pemolesan selanjutnya dapat menimbulkan baret halus.

Setelah memoles, proses wax baru bisa dilakukan. Tapi tak perlu khawatir jika tak ada mesin poles di rumah. Anda dapat memanfaatkan kain lap bersih yang bertekstur halus. Pilihlah yang berbahan katun.

Dengan menggunakan tangan, Anda dapat menjangkau permukaan bodi menyiku yang sulit dikerjakan mesin. Misalnya pilar atau sudut bumper. Jika kurang ahli dalam menggunakan mesin, nanti hasilnya bisa belang.

– Ambil wax secukupnya dengan menggunakan lap katun, lalu oleskan ke permukaan bodi secara merata. Untuk mobil berukuran seperti Toyota Avanza atau sedan, membutuhkan wax sekitar 250 ml.

– Untuk meratakan, lakukan gerakan memutar dan konsentrasi per panel mobil. Hal ini perlu agar tidak ada spot yang terlewat karena bisa menyebabkan warna  tampak seakan belang.

– Diamkan beberapa saat (sekitar dua menit) hingga warna wax berubah memutih tipis dan mulai mengering.

– Seka bagian tersebut dengan tetap melakukan gerakan memutar, namun gunakan kain lap bersih yang lain. Proses penyekaan ini berakhir ketika semua wax di permukaan bodi benar-benar hilang.

– Ulangi proses yang sama di setiap panel. Anda dapat menggunakan kursi plastik atau tangga lipat untuk mencapai bidang-bidang tertentu, seperti atap SUV atau MPV.

– Untuk lis pintu, dudukan plat nomor dan beberapa area lainnya yang dihinggapi jamur tebal disarankan untuk menggosok lebih kuat atau berulang-ulang.

Meski ditujukan untuk perlindungan, tidak semua komponen kendaraan dapat diwax. Sebut saja karet-karet, kaca, plastik dan krom. Nah, waxing dapat dilakukan kembali jika Anda mendapati permukaan bodi mulai tampak kusam. Anda juga dapat menggunakan interval, seperti tiap 2-3 minggu sekali atau lebih awal.

Namun yang dibutuhkan di dalam proses waxing ini memang kesabaran untuk mencapai hasil optimal. Jadi ketika Anda mendapati hasilnya memukau, terasa sebanding dengan pengorbanan yang Anda lakukan.

Penulis : Trybowo Laksono
Kategori:Exterior, Mobil
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: